(Mentawai Island) Indonesia Kami Masih Ada
29/12/2013---Indonesia Kami Masih Ada (Mentawai Island) : Ini adalah sepenggal kalimat yang sering muncul dalam pikiran saya. Terkadang saya cemburu melihat President kita mengunjung beberapa daerah, memberi sulusi buat daerah itu. Tapi kenapa mentawai tidak dikunjungi.Sebelum melanjudkan saya ingin menyapa teman-teman-teman dulu. Hello teman-teman, setelah beberapa waktu yang lalu saya membagi keteman-teman tentang Jurus Maut Sukses Berkomentar Di Blog , sekarang saya akan berbagi lagi mengenai Indonesia Kami Masih Ada (Mentawai Island) Baiklah tetap stey di blog BangRonny . Karena saya akan berbagi mengenai mentawai tercinta
Mentawai Island
Kabupaten Kepulauan Mentawai adalah salah satu kabupaten yang terletak di provinsi Sumatera Barat, Indonesia.
Kabupaten ini dibentuk berdasarkan UU RI No. 49 Tahun 1999 dan dinamai menurut nama asli geografisnya. Kabupaten ini terdiri dari 4 kelompok pulau utama yang berpenghuni yaitu Pulau Siberut, Pulau Sipora, Pulau Pagai Utara dan Pulau Pagai Selatan yang dihuni oleh mayoritas masyarakat suku Mentawai. Selain itu masih ada beberapa pulau kecil lainnya yang berpenghuni namun sebahagian besar pulau yang lain hanya ditanami dengan pohon kelapa.
Pulau Siberut
Pulau Siberut adalah pulau terbesar di Kepulauan Mentawai dan berada di lepas pantai Sumatera Barat yang dipisahkan oleh Selat Mentawai. Pulau Siberut berjarak sekira 155 km dari kota Padang. Perjalanan ke Siberut memakan waktu belasan jam dengan perahu, perjalanan yang cukup jauh untuk mencapai pulau ini. Akan tetapi petualangan dan pengalaman serta keindahan alamnya mengundang mereka yang haus petualangan untuk menyambangi dan menjelajahi segala kekayaan yang dimilikinya, termasuk kekayaan budaya, adat, dan alam tropis yang memesona.
Siberut adalah rumah bagi sekira 30.000 suku Mentawai yang hidup terisolasi dari modernitas.Melihat lebih dekat kehidupan suku pedalaman Mentawai adalah salah satu daya tarik utama mengunjungi Pulau Siberut. Mereka masih mempertahankan tradisi dan gaya hidup leluhur yang diwariskan turun temurun selama ribuan tahun. Mereka tinggal di rumah-rumah panggung terbuat dari kayu disebut dengan uma yang dihuni beberapa kepala keluarga.
Pakaian yang mereka kenakan pun sangatlah sederhana; lelaki Mentawai hanya mengenakan cawat yang terbuat dari kulit pohon sukun, sementara kaum wanitanya hanya memakai semacam rok yang terbuat dari daun kelapa/pisang. Selain pakaian ini, mereka juga mengenal “pakaian abadi” yaitu tato khas Mentawai yang dirajah memenuhi sekujur tubuh dengan cara tradisional dan meliputi berbagai ritual. Makanan utama mereka adalah sagu dan mereka beternak babi serta berburu monyet sebagai bahan makanan sehari-hari.
Selain menyaksikan sendiri kehidupan terasing suku Mentawai, trekking di hutan tropis yang masih terjaga serta menikmati pemandangan alam di sekitar pulau adalah petualangan lain yang menarik dilakukan. Sekira 2/3 pulau ini ditutupi hutan hujan yang menawarkan petualangan trekking yang tidak mudah namun sekaligus menantang.
Sebagian dari pulau ini telah dilindungi dan ditetapkan menjadi taman nasional sejak tahun 1993, dikenal dengan nama Taman Nasional Siberut. Taman Nasional Siberut adalah salah satu cagar biosfer menurut ketetapan UNESCO dalam Program Man and the Biosphere (MAB).
Taman Nasional Siberut adalah rumah bagi 4 jenis satwa primata yang hanya ditemukan di Siberut saja (endemik), yaitu bokkoi (Macaca pagensis), lutung mentawai/joja (Presbytis potenziani siberu), bilou (Hylobates klossii), dan simakobu (Nasalis concolor siberu). Selain primata endemik, ditemukan pula 4 jenis bajing endemik, 17 jenis satwa mamalia, dan 130 jenis burung (4 diantaranya adalah endemik).
Mengunjungi Taman Nasional Siberut adalah paket petualangan yang merupakan kombinasi dari beragam kegiatan, yaitu berperahu, mendayung, berjalan kaki di jalur berlumpur, menikmati keindahan hutan tropis, dan juga pengamatan tumbuhan/satwa. Untuk menjelajahi pesona Siberut, terdapat sejumlah jasa biro perjalanan dan pemandu wisata yang dapat ditemukan di Padang atau pun di Bukit Tinggi.
untuk melihat sekilah Taman Nasional Siberut ini websitenya http://tamannasionalsiberut.org/Potensi-Pariwisata/
Pulau Sipora
Pulau Sipora merupakan pulau terkecil namun yang paling strategis dan memadai di kawasan Kepulauan Mentawai,
Sumatera Barat. Dibandingkan 4 pulau besar lainnya di Mentawai, posisi
Pulau Sipora tepat berada di tengah-tengah antara Kepulauan Pagai dan Pulau Siberut. Di pulau ini pula terletak ibu kota kabupaten Kepulauan Mentawai, yaitu Tua Pejat.
Dengan area seluas sekira 845 km², Pulau Sipora diperkirakan memiliki 10-15% hutan hujan yang masih alami. Sebagian besar penduduk Sipora memiliki mata pencaharian sebagai petani atau nelayan.
Pulau Sipora menjadi daya tarik wisata sebab di sekitarnya terdapat beberapa tempat wisata berselancar yang memukau. Waktu paling baik untuk mengunjungi Pulau Sipora demi selancar adalah bulan April hingga Oktober. Meski begitu, Anda tetap dapat menikmati gulungan ombak yang menantang di Pulau Sipora hampir sepanjang tahun.
Titik berselancar kelas dunia, Hollow Trees dan Lance’s Left
berada di bagian ujung selatan pulau ini. Sejumlah titik berselancar
yang tersohor lainnya berada di barat laut Pulau Sipora, yaitu di
antaranya Telescopes, Iceland, and Scarecrows.
Hollow Trees juga dikenal sebagai HT atau Lance’s Right. Ombak yang berbentuk silinder (dikenal dengan right tube)
ini selama 10 tahun terakhir kerap muncul di majalah-majalah dan
video-video berselancar dunia. Saat ombak jenis ini datang tidak terlalu
besar, akan ada 3 zona take off yang menantang Anda untuk dapat melakukan manuver selancar. Saat ombak yang lebih besar datang, bagian atas ombak yang pecah (peak) akan terhubung dengan barrel secara terus-menerus yang akan membuat peselancar dengan keterampilan rata-rata ternganga.
Berhati-hatilah dengan yang dinamakan The Surgeon Table di titik selancar ini; ombak ini seolah-olah memang ada untuk mengangkat para peselancar hingga berada dipuncak ombak seolah-olah sebagai sebuah piala atau trophy. Hollow Trees tidak dianjurkan untuk peselancar pemula karena tantangan ombaknya hadir bagi mereka dengan keterampilan yang memadai dan ahli.
Lance’s Left adalah jenis ombak yang kuat dan paling konsisten di Pulau Sipora dan sekitarnya. Memiliki karakteristik ombak dengan dua barrel yang berbeda dan sejumlah zona take-off, Lance’s Left
(jika didukung kondisi yang sempurna) dapat menjadi salah satu ombak
yang paling indah di planet ini. Banyak orang menyebut dan membandingkan
Lance’s Left sebagai ombak Money Trees dari G-Land versi Mentawai. Pergerakan ombak di permukaan laut akibat dari perbedaan tekanan udara dan angin (swell) yang lebih besar mampu menciptakan zona take-off vertikal dan barrel yang sempurna. Saat ombaknya tidak terlalu besar, Lance’s Left cocok untuk peselancar dengan kemampuan menengah.
Di barat laut Pulau Sipora, terdapat 2 jenis ombak terkenal lainnya. Telescopes adalah jenis ombak yang sangat panjang, semi hollow (ombak bergulung dengan lubang di bagian tengah), dan nyaris sempurna untuk selancar. Banyak peselancar yang telah berselancar Telescopes mengakui bahwa ombak ini adalah salah satu ombak terbaik di Indonesia. Telescopes yang tidak terlalu besar menantang Anda dengan jenis ombak berbentuk silinder yang cocok untuk peselancar tingkat menengah. Lokasi ombak Telescopes berada paling dekat dengan pusat pemukiman masyarakat di Tuapejat (ibu kota kabupaten), yaitu sekira 5 km arah Barat.
Scarecrows adalah jenis ombak dengan zona take off kiri yang membentuk dinding gelombang disambung dengan barrel yang bergulung cepat. Cocok bagi peselancar tingkat menengah.
Pulau Sikakap
Desa Sikakap, merupakan ibu kota Kecamatan Sikakap, Kabupaten
Kepulauan Mentawai yang terletak di Pulau Pagai Utara Selatan. Desa ini
merupakan desa persinggahan bagi masyarakat yang ingin pergi ke atau
datang dari Padang, ibukota Provinsi Sumatra Barat. Bagi warga Pagai
yang ingin ke pulau-pulau lainnya dalam wilayah Kabupaten Kepulauan
Mentawai, atau pulang dari wilayah-wilayah lainnya dalam Kabupaten
Kepulauan Mentawai, Sikakap juga menjadi tempat berkumpul, karena hanya
di sinilah terdapat pelabuhan yang kapal yang melayani rute-rute
tersebut.
Wilayah PUS terdiri dari 3 kecamatan yakni Kecamatan
Sikakap, Kecamatan Pagai Utara dan Kecamatan Pagai Selatan. Desa Sikakap
berpenduduk sekitar 6.000 jiwa, terdiri dari berbagai suku di antaranya
Mentawai, Minang, Batak, Nias, dan Jawa dengan 3 agama dominant yakni
Kristen Protestan, Kristen Katolik dan Islam. Mereka hidup hormat
menghormati antara suku dan agama.
Desa Sikakap salah satu desa
yang ada tempat wisata, seperti Pantai Mabola Indah di Dusun Mabola, dan
Bakkat Binuang atau Liberty-nya Desa Sikakap, di mana sebelum Anda
sampai di Pelabuhan Sikakap kalau Anda dari Padang atau Tuapeijat, Anda
pasti melewati terlebih dulu gunung hijau dengan perpohonan berdiri
kokoh di tengah laut dengan tinggi sekitar 1 Km dari permukaan air laut.
Itulah Bakkat Binuang.
Mirisnya
Sudah kita lihat diatas betapa indah, dan berpotensinya mentawai untuk dijadikan tempat pariwisata, dan saya yakin bisa mengalahkan Bali.
Kepulauan Mentawai, Eksotisme Pantai dan Surga Bagi Para Peselancarini sedikit bukti betapa dipuji-puji mentawai
tapi kenapa indonesia begitu lambat untuk melihat mentawai dengan potensi pariwitasa luar biasanya...
Semoga saja pemerintah membaca postingan ini ya gan!
ReplyDeleteamin gan
Deleteini lah doa kita
agar mentawai tidak dianak tirikan
wah ternyata begitu indahnya mentawai.. jujur saya baru kali ini tau jika ada tempat seindah mentawai ... semoga berawal dari postingan ini membuka mata kita semua bahwa Indonesia bukan hanya Bali, tapi ada juga mentawai yang perlu kita kembangkan untuk menunjukkan bahwa masih banyak surga di Indonesia .. :)
ReplyDeleteitu lah mas broo
Deletebahkan sekarang posisi mentawai dimata dunia adlah no 1 sudha menglahkan hawai...
hampir ribuan orang datang dari luar negri untuk liburan dimentawai setiap bulannya
kenapa tidak dijadikan sebagai bali ke2
Saya paling suka berwisata alam, menikmati keindahan nya.. Mentawai, wih msh asli yah.. Pantai nya keren eh..
ReplyDeleteSaking aslinya, dilupakan sm pemerintah hehehe :)
hahaha
Deletebegitulah indonesia mbk
sibuk mengurusi yang udah ngk asli-asli
Mari wisata ke Lombok . . . . Disana juga pemandangannya sangatlah Indah . . . .
ReplyDeleteLombok sudah dikenal
Deletedan indonesia sudah mengenal mas
kalau ada uang pasti kelombok mas bro
saya gak bisa berkata banyak, hanya terkesima dan bangga melihat keindahan kepulauan mentawai dan aneka ragam suku-suku bangsa Indonesia disana :)
ReplyDeletemksh mbk indri
Deletementawai memang indah
tapi hnya orang mentawai
dan luar negri yang menikmati
yg sy tau pulau siberut
ReplyDeleteya mas bro itu pulau terbesar dan dsana terdapat suku asli mentawai yang masuh menggunakan koteka
Deletesipora sudah moderen karena ibu kota kebupaten
sikakap sudah agak moderen
Mentawai.. Baru dengar ini..
ReplyDeleteYang pasti di dalamnya terdapat keindahan yang luar biasa
ya mbk luar biasa sekali malahan
Deletemakasih sudah memuja mbk hehehe
sungguh cantik pemandangan di sana ya.. jauh pula jika hendak pergi ke sana..
ReplyDeleteya mbk jauh tapi kalau dilakoni jdi dekat kok heehe
Deleteindah sekali ya pulau mentawai ini, meski dulu pernah di terjang tsunami. Cocok banget buat tujuan obyek wisata saat liburan ya mas :)
ReplyDeleteya mbk
DeleteTsunami memangmeningglakn jejak yang luar biasa dimentawai
tapi saat ini sudah berangsung pulih kembali
doakan aja mbk supaya pulih total
mentawai ini termasuk suku atau nama pulau saja????
ReplyDeletesekarang kalau menurut saya cuma mengandalkan pemerintah saya tidak akan bisa mas jadi harus rakyatnya yang bergerak dengan cara promosi wisata tunjukkan keindahan sebab pulau2 kecil yang terlupakan seperti ini dengan adat tradisional yang masih alami kadang dinilai ketinggalan maka kita2 inilah yang harus pandai menonjolkan daerah kita khususnya....
maaf kepanjangan mas
ohh ngk papa mbk indah
Deletesolusi yang baik sekali mbkkk
mentawai itu suku sekaligus nama pulau juga mbk
mksh mbk indah atas solusinya
Mentawai memang tempat yang asri dan unik, banyak cerita seru untuk di eksplore di sana untuk diketahui oleh dunia, terutama bagi para anak negeri yang sudah banyak tidak memperdulikan dalam hal ini. Padahal nilai seni dan tradisinya sangat unik dan tidak ternilai. Terimakasih atas sharingnya mas.
ReplyDeleteSalam,
Ya mas indra
Deletebegitulah hnya orang-orang luar yang mengerti betapa luar biasanya mentawai...kita putra-putri bangsa tidak mengenal itu
mksh atas komentar luar biasanya mas indra